Pangkoarmada RI Kunjungi Kodaeral VIII, Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Prajurit TNI AL

"Dari valrep hingga pengarahan, Pangkoarmada RI dorong optimalisasi tugas Kodaeral VIII Manado".

serangkaian kegiatan berlangsung, (foto humas kodaeral VIII Manado)

IDNEWS.CO, MANADO,- Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VIII Laksamana Pertama TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., menerima kunjungan kerja Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., di Markas Komando Kodaeral VIII, Manado, Selasa (13/1).


Kunjungan kerja Pangkoarmada RI menjadi bagian dari upaya pembinaan komando dan pengawasan langsung terhadap kesiapan satuan TNI Angkatan Laut di wilayah timur Indonesia.


Agenda tersebut bertujuan memastikan seluruh unsur Kodaeral VIII berada dalam kondisi optimal, baik dari aspek organisasi, sumber daya manusia, maupun kesiapan material dalam mendukung tugas pertahanan laut nasional.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Validasi Reapraisal (Valrep) sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kesiapan satuan.


Setelah itu, Dankodaeral VIII menyampaikan laporan komando yang memuat pemaparan komprehensif mengenai kondisi organisasi, kekuatan personel, kesiapan alutsista dan material, dukungan pangkalan, gambaran umum pelaksanaan tugas operasional, capaian kinerja strategis, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perairan.


Dalam laporan tersebut, Dankodaeral VIII menegaskan komitmen jajaran Kodaeral VIII untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, seiring dengan dinamika ancaman maritim yang semakin kompleks di kawasan perairan Sulawesi dan sekitarnya.


Usai laporan komando, Pangkoarmada RI melaksanakan tatap muka sekaligus memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil Kodaeral VIII. Dalam arahannya, Pangkoarmada RI menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, serta profesionalisme sebagai fondasi utama prajurit TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas negara.


Pangkoarmada RI juga mengingatkan bahwa setiap prajurit mengemban amanah besar untuk menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.


Nilai kebanggaan sebagai prajurit garis depan pertahanan maritim bangsa ditegaskan sebagai motivasi moral yang harus senantiasa tertanam dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Kebanggaan mengabdi di garis depan pertahanan negara merupakan kehormatan yang tidak dimiliki semua orang. Tugas menjaga martabat dan kedaulatan bangsa merupakan pengabdian mulia demi melindungi setiap jengkal wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai bentuk ancaman,” tegas Pangkoarmada RI di hadapan seluruh peserta pengarahan.


Kunjungan kerja tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kesiapsiagaan operasional, serta menumbuhkan semangat pengabdian prajurit Kodaeral VIII dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan pertahanan maritim nasional.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkoarmada II, Asisten Operasi Pangkoarmada RI, Kepala Dinas Strategi Pangkoarmada RI, Koordinator Staf Administrasi Pangkoarmada RI, para pejabat utama, para kepala satuan kerja, serta seluruh prajurit Kodaeral VIII.


(yudi barik)

Lebih baru Lebih lama