"Recovery Transportasi Udara Kian Kuat, Trafik Nataru di Bandara Sam Ratulangi Terus Meningkat".
![]() |
| Saat kegiatan berlangsung, (foto istimewa) |
IDNEWS.CO, MANADO,- Penyelenggaraan Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko, yang menilai kolaborasi lintas sektor antar-pemangku kepentingan berjalan efektif dan berkesinambungan.
Apresiasi tersebut disampaikan Ambar Suryoko saat menghadiri apel penutupan Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026, yang digelar di lobi Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Senin (5/1/2026).
Apel penutupan diikuti oleh seluruh stakeholder terkait, mulai dari pengelola bandara, maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, TNI-Polri, instansi keamanan penerbangan, hingga unsur pelayanan penumpang.
Menurut Ambar, sinergi yang solid antar-instansi menjadi faktor utama kelancaran pelayanan penerbangan selama periode libur panjang akhir tahun, yang identik dengan lonjakan signifikan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat.
Koordinasi yang baik dinilai mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan trafik dengan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan.
Berdasarkan data infografis Posko Angkutan Udara yang dihimpun melalui Sistem Informasi Angkutan Udara (Sisfoangud) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, total penumpang domestik dan internasional di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado tercatat mencapai 108.480 penumpang.
Capaian tersebut menunjukkan recovery rate sebesar 86 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 (pra-pandemi).
Selain itu, terjadi peningkatan sebesar 9 persen dibandingkan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2024/2025. Angka ini mencerminkan tren pemulihan yang konsisten pada sektor transportasi udara di Sulawesi Utara.
Sementara itu, pergerakan pesawat selama periode Nataru tercatat sebanyak 1.085 penerbangan. Jumlah tersebut menunjukkan recovery rate sebesar 92 persen dibandingkan tahun 2019, serta mengalami kenaikan 11 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Untuk sektor angkutan kargo, kinerja bahkan melampaui kondisi pra-pandemi dengan recovery rate mencapai 130 persen, atau meningkat sekitar 9 persen.
Ambar Suryoko menegaskan bahwa pertumbuhan pergerakan penumpang, pesawat, dan kargo merupakan indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara. Ia menilai, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan Posko Terpadu Nataru.
“Peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa transportasi udara semakin diminati dan dipercaya masyarakat. Hal ini tentu tidak terlepas dari komitmen bersama seluruh stakeholder dalam menjaga keselamatan, keamanan, serta mutu pelayanan penerbangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, data Sisfoangud mencatat puncak arus pergi terjadi pada 22 Desember 2025 (H-3) dengan jumlah penumpang mencapai 7.013 orang.
Sementara puncak arus balik berlangsung pada 3 Januari 2026 (H+2) dengan total 6.981 penumpang. Lonjakan tersebut dapat diantisipasi dengan baik melalui penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.
Peningkatan jumlah penumpang pada Angkutan Nataru 2025/2026 sekaligus menunjukkan semakin baiknya konektivitas transportasi udara, serta peran strategis Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado sebagai simpul transportasi di kawasan timur Indonesia.
Terjaganya aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan dinilai menjadi fondasi utama kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
Sebagai informasi, penutupan Posko Angkutan Nataru 2025/2026 juga dilaksanakan secara terpusat oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan, serta diikuti secara nasional oleh seluruh posko terpadu Angkutan Nataru di berbagai daerah.
(Yudi barik)
