BITUNG, IDNews.co – Komandan Satuan Kapal Patroli Komando Daerah Angkatan Laut VIII Bitung, Marvill Marfell Frits, akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menuding dirinya mengeluarkan pernyataan bernuansa SARA terhadap suku Jawa di Kota Bitung.
Ia secara tegas membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa kalimat yang disebut dalam pemberitaan itu tidak pernah diucapkannya.
“Informasi itu tidak benar. Saya sangat dirugikan dengan pemberitaan yang menyebut saya mengeluarkan pernyataan bernuansa SARA,” ujar Marvill.
Penjelasan itu disampaikan saat menerima kunjungan pengurus Kerukunan Keluarga Jawa Satya Bhakti Kota Bitung yang datang untuk bersilaturahmi sekaligus meminta klarifikasi langsung, Jumat (13/3/2026).
Pertemuan berlangsung di Kantor Satrol Kodaeral VIII Bitung dan dihadiri Ketua Umum KKJ Satya Bhakti Aras Sinaba bersama sejumlah pengurus.
Dalam kesempatan itu, Marvill menyampaikan bahwa pihaknya juga sedang mempersiapkan langkah hukum terhadap media yang memuat pemberitaan tersebut.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar, apalagi berkaitan dengan isu sensitif seperti SARA, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Saya sudah menyiapkan langkah hukum, termasuk somasi terhadap media yang memuat berita tersebut,” katanya.
Marvill menegaskan, langkah hukum tersebut diambil tidak hanya untuk melindungi dirinya secara pribadi, tetapi juga menjaga kehormatan institusi yang dipimpinnya.
Di sisi lain, Aras Sinaba mengatakan pihaknya memilih melakukan klarifikasi langsung agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kami tidak langsung mempercayai informasi yang beredar. Karena itu kami datang untuk meminta penjelasan langsung,” ujar Aras.
Ia juga menegaskan bahwa Kota Bitung selama ini dikenal sebagai daerah yang masyarakatnya hidup berdampingan dalam keberagaman.
“Bitung adalah kota multi etnis. Karena itu semua pihak harus menjaga agar tidak terjadi gesekan antar kelompok,” katanya. (Red)
