Manado Puncaki PDRB per Kapita Sulawesi Utara dengan Rp. 96,6 Juta

 "Tingginya Aktivitas Ekonomi Manado Tarik Pekerja dari Seluruh Daerah"

Kepala kota manado,novri mokoagow, (foto istimewa)

IDNEWS.CO, MANADO,- Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengungkap fakta menarik tentang keadaan ekonomi di Sulawesi Utara.


Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, sebuah indikator kunci yang mencerminkan kesejahteraan ekonomi di wilayah tersebut, menunjukkan bahwa Kota Manado memimpin daftar dengan pencapaian yang mengesankan.


Menurut laporan BPS, PDRB per kapita di Kota Manado mencapai angka sebesar 96,6 juta rupiah pada tahun 2022. Ini adalah angka tertinggi yang dicapai oleh kabupaten/kota di Sulawesi Utara.


Sementara Kota Bitung menyusul di peringkat kedua dengan PDRB per kapita sekitar 89,7 juta rupiah, sementara Minahasa Utara menempati peringkat ketiga dengan angka 75,1 juta rupiah. 


Kepala BPS Kota Manado, Novri Mokoagouw, menjelaskan bahwa peningkatan PDRB Kota Manado sebagian besar disebabkan oleh aktivitas ekonomi yang tinggi di kota tersebut.


PDRB Kota Manado pada tahun 2022 mencapai angka luar biasa sebesar 43,9 triliun rupiah, dengan pendapatan per kapita mencapai Rp. 96,6 juta, yang menjadikannya yang tertinggi di Sulawesi Utara.Ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Manado telah menjadi pusat bisnis utama di provinsi


Mokoagouw menjelaskan lebih lanjut bahwa Kota Manado telah menarik banyak pekerja dari berbagai daerah karena aktivitas ekonominya yang berkembang pesat.


"Kota Manado menjadi daya tarik bagi para pekerja mencari peluang karena memiliki aktivitas perdagangan yang ramai, hotel dan restoran yang banyak pengunjung, serta pusat pelayanan publik lainnya yang mendukung perekonomian," katanya, Kamis (14/9/2023) saat sejumlah wartawan mewancarainya.


Peningkatan signifikan dalam PDRB juga membuka peluang bagi para pencari kerja yang ingin mencari nasib lebih baik di Kota Manado. Namun, tantangan yang dihadapi adalah tingginya Upah Minimum Kota (UMK) di Manado jika dibandingkan dengan daerah lain.


Kepala BPS Manado juga menyoroti peran infrastruktur yang memadai dalam pertumbuhan ekonomi yang kuat di Kota Manado.


"Pembangunan dan penataan infrastruktur yang telah terlaksana di Kota Manado turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi yang signifikan," tambahnya.


Dengan demikian, Kota Manado bukan hanya menjadi pusat ekonomi Sulawesi Utara tetapi juga sebuah contoh sukses tentang bagaimana pembangunan infrastruktur, aktivitas ekonomi yang dinamis, dan investasi dalam sumber daya manusia yang kompetitif dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. (Yudi Barik)

Lebih baru Lebih lama