Pelantikan Pengurus KKSS Sulut, Komitmen Baru dalam Pembangunan Daerah

"Wagub, Steven Kandouw apresiasi KKSS, Kontribusi Signifikan di Sektor Ekonomi".

suasana acara berlangsung, (foto idnews.co)

IDNEWS.CO, MANADO,- Sekitar Sabtu, 8 Juni 2024, Gedung Graha Bumi Beringin di Sulawesi Utara bergemuruh dengan semangat saat pelantikan pengurus Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Utara berlangsung.


Acara ini mendapatkan perhatian luas dengan dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven O.E. Kandouw, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, tokoh masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, perwakilan organisasi masyarakat, dan pengurus KKSS dari berbagai tingkatan.


Tentunya Kehadiran itu tidak hanya menunjukkan dukungan tetapi juga pengakuan atas peran penting KKSS dalam pembangunan daerah.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KKSS Sulut yang telah menunjukkan kontribusi signifikan dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi.


Kandouw menggarisbawahi kekompakan dan kerjasama yang telah ditunjukkan oleh KKSS, yang tidak hanya berbaur dengan masyarakat lokal tetapi juga selalu menjunjung tinggi pepatah “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”


Dirinya menegaskan bahwa kebudayaan lokal merupakan puncak dari kebudayaan nasional, dan peran KKSS sangat penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, Kandouw memuji keberhasilan keluarga besar KKSS yang telah mencapai prestasi di berbagai bidang seperti pemerintahan, politik, perdagangan, pertanian, perikanan, dan pertambangan, yang semuanya berkontribusi terhadap kemajuan Sulawesi Utara.


Selain memberikan apresiasi, Wagub Kandouw juga menyampaikan ucapan selamat kepada H. Ruslan Abdul Gani, S.Sos., M.M., yang baru terpilih sebagai Ketua KKSS Sulut.


H. Ruslan Abdul Gani, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Dapil Minut-Bitung dari PDI Perjuangan, diharapkan dapat membawa KKSS semakin maju dan berkembang di bawah kepemimpinannya.


Kandouw berharap agar kepemimpinan baru ini dapat terus melanjutkan dan meningkatkan kontribusi KKSS dalam pembangunan daerah, dengan semangat kerjasama dan kekompakan yang telah menjadi ciri khas organisasi tersebut.


Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, H. Muchil Patanha, SH, MKn, turut mengucapkan selamat kepada pengurus baru yang dilantik, dan menekankan pentingnya peran KKSS dalam pembangunan sumber daya manusia.


Dalam empat tahun terakhir, KKSS telah berhasil mengirim 230 orang untuk belajar ke luar negeri, menunjukkan komitmen mereka terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Muchil juga berharap agar KKSS Sulut segera memiliki sekretariat sendiri, yang akan menjadi pusat koordinasi dan kegiatan organisasi, serta mendukung berbagai program dan inisiatif yang telah direncanakan.


Ketua KKSS Sulut yang baru, H. Ruslan Abdul Gani, S.Sos., M.M., dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah dan warga Sulawesi Utara yang telah menerima warga Sulawesi Selatan dengan baik.


Ia mengatakan bahwa banyak warga Sulawesi Selatan yang berkiprah di sektor ekonomi di Sulawesi Utara, dari pedagang pasar hingga pengusaha besar, yang semuanya turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.


Ruslan juga menekankan pentingnya terus menjaga hubungan baik dan sinergi antara warga Sulawesi Selatan dan masyarakat lokal untuk bersama-sama membangun Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera.


Acara pelantikan ini ditutup dengan pertunjukan tari-tarian dan sajian makanan khas Sulawesi Selatan, yang menambah kemeriahan dan keakraban suasana.


Selain itu, acara diakhiri dengan Halal bi halal yang disertai ceramah oleh Ustadz Muyazir Arif, memberikan nuansa religius dan kekeluargaan yang kuat.


Pelantikan ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga bukti nyata kontribusi warga Sulawesi Selatan dalam pembangunan Sulawesi Utara, serta simbol kerjasama dan persatuan yang kuat antara kedua daerah.



(Yudi barik)

Lebih baru Lebih lama