Landy Erat Lasut: Jejak Pengabdian Panjang, Langkah Tegas Membawa Perubahan untuk Desa Kali

 


Jika Saya Terpilih Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan digratiskan selama 8 tahun.

  Minahasa, IDNEWS - Sebuah harapan baru kini mengemuka di Desa Kali, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa Sulut. Di tengah persiapan pemilihan Hukum Tua tahun 2026, nama Landy Erat Lasut, calon nomor urut 3, muncul bukan sekadar sebagai sosok yang mencalonkan diri, melainkan seorang pemimpin yang membawa bekal panjang pengalaman, dedikasi, dan visi jelas untuk mengubah wajah desanya menjadi lebih baik, aman, dan sejahtera.

 


Bagi warga Desa Kali, sosok Landy bukanlah wajah baru yang asing. Jiwa kepemimpinannya telah terlihat dan teruji sejak masa muda. Saat menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Manado, ia terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Utara pada tahun 1986 sebuah kehormatan yang hanya diberikan kepada mereka yang memiliki integritas, kedisiplinan, dan karakter unggul. Dua tahun kemudian, pada 1988, ia kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai Waraney Minahasa dalam ajang Wulan dan Waraney Minahasa, sebuah penghargaan yang mengukuhkan dirinya sebagai pemuda berpotensi dan berkarakter kuat di tengah masyarakat adat.

 


Perjalanan pengabdiannya tak berhenti di situ. Selama kurang lebih 24 tahun, Landy mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), menumpahkan tenaga dan pikiran demi pelayanan publik yang baik. Dedikasi tinggi itu pun mendapatkan pengakuan tertinggi dari negara: pada tahun 2025, ia dianugerahi penghargaan Setya Lencana Karya Satya langsung dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Tanda jasa ini menjadi bukti nyata kesetiaannya bekerja, melayani, dan berkarya tanpa henti. Dan sejak memasuki masa purna bakti pada 1 April 2026, Landy tak memilih beristirahat tenang. Ia justru memilih jalan lain: pulang, dan mengabdikan sisa hidupnya lebih khusus lagi untuk tanah kelahirannya, Desa Kali Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Sulut.

 

“Di bidang kerohanian, Landy Erat Lasut juga sudah terlatih sebagai seorang pemimpin yang melayani. Di mana dia dipercaya sebagai Pelayan Khusus selama empat periode. Baik sebagai Penatua maupun Syamas,” ungkap Landy, ditemani istri tercinta Lenna Parengkuan serta anak-anak mereka, saat berbincang hangat dengan media ini di kediamannya di Jaga VII.

 

Bagi Landy, kepemimpinan sejati tak hanya soal jabatan, tetapi juga tentang melayani sesama, baik di dunia maupun dalam kehidupan beriman.

 

Pilihan maju sebagai calon Hukum Tua bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan. Ada panggilan hati dan kepedulian mendalam yang mendorong langkahnya. “Tujuan memang mau mengabdi untuk masyarakat Desa Kali. Karena ternyata ada hal-hal krusial yang perlu kita benahi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Landy dengan nada yakin saat dijumpai, Selasa (26/5/2026).

 


Semangat itu kemudian ia rangkum dalam sebuah visi besar, yang menjadi arah tujuan seluruh langkah kerjanya ke depan: “Terwujudnya desa Kali bersih, aman, maju dan adil sejahtera, dengan layanan publik profesional, pembangunan merata, serta budaya dan semangat gotong royong yang berkelanjutan.”

 

Visi indah itu kemudian dijabarkan ke dalam delapan misi kerja nyata, yang disusun berdasarkan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh warga Desa Kali. Landy paham betul, kemajuan desa harus dimulai dari hal-hal dasar yang menyentuh langsung kehidupan warga.

 


Pertama, ia berkomitmen mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan efisien, demi menjaga kebersihan lingkungan sebagai modal utama kesehatan dan kenyamanan hidup. Kedua, pembangunan fisik tak akan diabaikan: pemerataan infrastruktur, mulai dari ketersediaan air bersih, perbaikan jalan, saluran drainase, hingga penyediaan sarana olahraga, menjadi prioritas utama. Hal ini selaras dengan janjinya untuk mengoptimalkan layanan air bersih hingga ke setiap sudut desa, memastikan tak ada warga yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar tersebut.

 

Ketiga, Landy membawa angin perubahan tata kelola pemerintahan lewat digitalisasi administrasi dan pelayanan publik. Langkah ini bukan hanya untuk mempercepat pelayanan, tetapi juga menjamin transparansi di mana pengelolaan dana desa dan penggunaannya akan terbuka, bisa diakses dan diketahui seluruh warga, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa semakin kokoh.

 


Keempat, potensi budaya Desa Kali tak akan dibiarkan begitu saja. Ia bertekad mengembangkan budaya lokal sebagai daya tarik wisata, agar kekayaan adat dan kearifan lokal menjadi sumber kesejahteraan ekonomi warga. Di sektor ekonomi dan pangan, poin kelima menegaskan fokus pada peningkatan produktivitas pertanian dan peternakan, agar masyarakat bisa mandiri dan makmur dari hasil bumi dan ternak mereka sendiri.

 

Pendidikan juga menjadi perhatian serius Landy. Dalam misi keenamnya, ia berjanji mendukung beasiswa berprestasi mulai dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, sehingga anak-anak Desa Kali yang berpotensi bisa melanjutkan pendidikan setinggi mungkin tanpa terhalang biaya.

 

Salah satu program yang paling dinanti dan menyentuh hati seluruh warga tertuang dalam poin ketujuh: Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan digratiskan selama 8 tahun. Langkah ini menjadi bukti nyata kepeduliannya meringankan beban ekonomi keluarga, agar setiap rupiah pendapatan warga bisa dinikmati sepenuhnya untuk kebutuhan keluarga dan masa depan anak cucu.

 

Terakhir, Landy berjanji menjadikan Desa Kali sebagai wilayah yang aman, tertib, dan nyaman, dengan membentuk aparatur desa yang bekerja secara profesional, sigap, dan siap melayani warga dengan sepenuh hati.

 

Landy Erat Lasut hadir membawa pesan sederhana namun bermakna dalam: siap bekerja dan mengabdi, siap mendengar dan berjuang, serta siap mewujudkan perubahan nyata demi kesejahteraan warga Desa Kali. Dengan bekal pengalaman panjang, rekam jejak pengabdian, dan visi-misi yang jelas serta berpihak pada rakyat, ia meyakini bahwa Desa Kali bisa berubah menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera, di mana setiap warga merasa aman, dihargai, dan bahagia.

 

“Siap Bekerja dan Mengabdi untuk Masyarakat serta Membawa Perubahan Nyata untuk Desa Kali,” begitu semboyan yang selalu dipegang teguh calon nomor urut 3 ini. Sebuah janji yang lahir dari hati, dibuktikan dengan karya, dan ditujukan untuk satu tujuan: kebahagiaan seluruh warga Desa Kali.

Lebih baru Lebih lama