Minahasa, IDNEWS - Harapan baru berhembus lembut namun penuh kekuatan di Desa Kalasey Dua. Di tengah persiapan pemilihan Hukum Tua, nama Jetje Songke, calon nomor urut 1, hadir membawa semangat kebersamaan yang terangkum indah dalam semboyan pilihannya: “Dari Torang, Oleh Torang, Untuk Torang Samua” ungkapan sederhana namun menyentuh hati, yang berarti segala usaha, pembangunan, dan hasilnya adalah milik, dari, dan untuk seluruh warga masyarakat.
Sebagai satu-satunya figur perempuan yang maju dalam kontestasi
ini, Jetje membawa pandangan jernih bahwa kepemimpinan adalah soal kepercayaan,
ketulusan, dan kerja sama. Ia hadir bukan untuk memimpin dari atas, melainkan
berjalan berdampingan, mendengar, dan bekerja bersama seluruh elemen masyarakat
demi kemajuan desa tercinta .
Landasan utama langkahnya tertuang dalam sebuah visi yang tegas
dan jelas “Transparansi administrasi tata kelola desa yang baik dan efisien.”
Bagi Jetje, pemerintahan yang sehat dimulai dari pengelolaan yang terbuka,
rapi, dan bisa dipertanggungjawabkan, di mana setiap warga berhak mengetahui
apa yang terjadi di desanya sendiri.
Visi mulia itu kemudian dijabarkan ke dalam empat misi utama yang
menjadi peta jalan kerja nyatanya:
1.Transparansi Anggaran, Menjamin setiap rupiah dana desa dikelola
secara terbuka, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga tidak ada lagi
hal yang tertutup atau dirahasiakan dari warga.
2. Peningkatan Infrastruktur, Bertekad memperbaiki dan meratakan
pembangunan jalan, penyediaan air bersih, serta fasilitas umum lainnya, demi
mendongkrak kualitas hidup dan kenyamanan seluruh warga.
3. Lingkungan Bersih, Mewujudkan masyarakat yang peduli dan sadar
akan kebersihan, didukung dengan sistem pengelolaan sampah yang tertata,
teratur, dan berkelanjutan demi kesehatan bersama.
4. Asas Musyawarah,
Menjadikan musyawarah sebagai jalan utama dalam setiap perencanaan dan
pengambilan keputusan pembangunan, sehingga keinginan dan aspirasi warga menjadi
acuan utama.
“Prinsip saya sangat sederhana, Desa ini milik kita semua. Segala
kebijakan, pembangunan, dan pengelolaan harus kita lakukan bersama-sama,
diawasi bersama, dan dinikmati hasilnya bersama pula. Tidak ada keputusan
sepihak, semua harus berangkat dari keinginan dan kebutuhan warga,” ucap Jetje
dengan nada lembut namun penuh ketegasan hati kepada media ini di rumah
kediamanya di Desa Kalasey Dua. Rabu, 27/05/2026. Saat menjelaskan alasan dan
semangat di balik semboyan “Dari Torang, Oleh Torang, Untuk Torang Samua” yang
dipegangnya.
Untuk mewujudkan semua itu, Jetje telah menyiapkan program kerja
lengkap yang menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan warga, dirancang khusus
untuk menjawab kebutuhan nyata di Desa Kalasey Dua.
Di Bidang Pemerintahan, ia berjanji menjalankan roda pemerintahan
secara jujur, adil, transparan, dan akuntabel berbasis sistem digitalisasi.
Langkah ini bertujuan memudahkan masyarakat mengurus administrasi,
surat-menyurat, dan layanan lainnya secara cepat, tepat, dan tanpa
berbelit-belit.
Pembangunan fisik dan fasilitas umum menjadi fokus utama dalam
Bidang Pembangunan. Jetje berkomitmen memastikan pemerataan akses air bersih
hingga ke pelosok desa, menata dan memperindah lingkungan, membebaskan desa
dari sampah, serta melengkapi fasilitas umum. Tak kalah penting, jalan-jalan
desa dan akses pertanian akan diperbaiki agar lancar, saluran drainase dibangun
agar lingkungan aman dari banjir, serta perumahan dan pemakaman akan ditata
agar teratur, bersih, dan layak. Ia juga berjanji menyelesaikan masalah batas
wilayah desa dan sertifikat tanah, demi kepastian hukum bagi warga.
Dalam Bidang Kemasyarakatan, kepedulian sosial menjadi jantung
kerjanya. Jetje bertekad menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran,
membantu warga kurang mampu mengakses bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Ia juga berencana memperluas dan menata wilayah pemukiman serta lahan pekuburan
agar tertib dan layak. Kegiatan keagamaan dan budaya akan terus didukung,
kerukunan antarwarga diperkuat, dan akses informasi dikembangkan agar warga
selalu mendapatkan berita dan pengetahuan yang bermanfaat.
Untuk mengangkat taraf hidup warga, Bidang Pemberdayaan Masyarakat
disiapkan dengan program strategis, mulai dari merevitalisasi dan mengaktifkan
kembali Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar berdaya saing, meningkatkan
ketahanan pangan keluarga, hingga mendukung usaha mikro warga. Potensi desa di
bidang kelautan dan perikanan akan digali maksimal demi kesejahteraan nelayan,
sementara kelompok usaha ekonomi warga akan didampingi dan dilatih agar semakin
mandiri. Pendidikan dan keterampilan pemuda, serta peran perempuan dan kader
PKK, juga akan terus didorong dan ditingkatkan kualitasnya.
Terakhir, demi keamanan dan keselamatan bersama,Bidang
Penanggulangan Bencana, Darurat, dan Mendesak menjadi prioritas penting. Jetje
berjanji membentuk satuan tugas yang sigap, tangguh, dan siap siaga menghadapi
segala kemungkinan bencana. Fasilitas kesehatan dan mobil ambulan desa pun akan
disiapkan dan dirawat dengan baik, agar warga tidak lagi kesulitan saat
membutuhkan pertolongan medis secara cepat.
Jetje Songke hadir membawa harapan
bahwa perempuan pun memiliki kekuatan besar untuk memimpin, mengabdi, dan
membangun desa menjadi lebih baik. Dengan ketulusan hati, keterbukaan, dan
semangat persaudaraan, ia mengajak seluruh warga Desa Kalasey Dua bersatu hati,“Jangan
Lupa, Coblos Nomor 1, Jetje Songke, Langkah Nyata untuk Desa yang Transparan,
Bersih, dan Sejahtera Bersama.”harapnya.




.jpeg)

.jpeg)